Ini Solusi Error saat Buat, Unggah, atau Unduh Faktur Pajak Keluaran di Coretax
Kalang kabut gara-gara kena error saat membuat, upload, atau download Faktur Pajak Keluaran (FPK) di Coretax? Coba cek solusinya di sini!
TI
Tim IndoTaxNav
|
27 Feb 2026
|
4 menit baca
|
69 pembaca
✓ Diperbarui 7 Okt 2026
⚡
Ringkasan Cepat
Baca ini dulu
📌
Apa yang perlu diketahui?
Faktur Pajak Keluaran (FPK) di Coretax adalah fitur yang paling sering dipakai sekaligus paling sering error. Masalahnya muncul di tiga tahap: saat membuat FPK (data NPWP/NIK/NITKU tidak ditemukan, DPP dan PPN tidak sinkron, 'Simpan Konsep' tidak bisa diklik), saat mengunggah (connection timeout, status 'Signing in Progress' terus, passphrase tidak valid, 'Saved invalid'), dan saat mengunduh (barcode tanda tangan tidak muncul, error coding seperti 'Object reference not set to an instance of an object', atau FPK milik WP lain yang ikut terunduh).
👥
Siapa yang terdampak?
Pengusaha Kena Pajak (PKP), staf pajak/finance, dan konsultan pajak yang menerbitkan Faktur Pajak Keluaran lewat Coretax. Dampaknya cukup serius: tagihan ke lawan transaksi tidak bisa dikirim sehingga arus kas perusahaan ikut macet, dan FPK yang salah tarik bisa tercatat di SPT Masa PPN padahal PDF-nya tidak dimiliki.
✅
Apa yang perlu dilakukan?
Buat FPK lewat template Excel lalu impor sebagai XML memakai template terbaru dari DJP agar error validasi jauh berkurang, dan pantau hasilnya di menu 'XML Monitoring'. Saat mengunggah, kirim FPK per batch 10 atau 25 agar beban Coretax lebih ringan. Saat error muncul: refresh halaman untuk connection timeout, input ulang bila data tidak ditemukan, simpan ulang 'Detail Transaksi' bila DPP/PPN tidak sinkron, dan batalkan serta input ulang FPK yang salah tarik. Jika tetap gagal, hubungi AR di KPP, Kring Pajak 1500200, atau buat Tiket Melati.
Daftar Isi
Sebagai pejuang Coretax, Anda pasti pernah merasa frustrasi saat membuat Faktur Pajak Keluaran (FPK).
Bagaimana tidak—fitur yang paling sering digunakan ini malah yang paling sering bermasalah. Kadang ada FPK yang nilainya kacau gara-gara website lemot, gagal diunggah (upload), dan bahkan tidak bisa diunduh (download).
Kalau sudah begini, Anda tidak bisa mengirim tagihan ke lawan transaksi dan arus kas Anda malah macet.
Daripada begitu, coba cari solusinya di artikel ini! Penjelasan di bawah akan mengelompokkan error berdasarkan prosesnya—antara pembuatan, pengunggahan, atau pengunduhan FPK di Coretax.
Semoga membantu!
#1: Apa saja error saat membuat FPK di Coretax?
Biasanya error saat Anda langsung membuat FPK di Coretax lebih sering terjadi daripada impor XML.
Berikut adalah tabel yang menjelaskan berbagai macam error tersebut:
Jenis Error
Solusi
Alamat atau Nomor Induk Tempat Kegiatan Usaha (NITKU) penjual tidak muncul.
Error sementara karena Coretax lemot. Setelah FPK di-upload akan muncul sendiri.
Connection timeout.
Tidak ada respons dari sisi Coretax. Refresh halaman lalu ulangi permintaan Anda.
Dalam transaksi dengan pengusaha biasa, NIK tidak ditemukan.
Input ulang, pastikan Anda sudah klik tombol ‘KTP’ dan tidak salah ketik. Kalau masih gagal, mungkin NIK pengusaha belum masuk Coretax.
Dalam transaksi dengan Pengusaha Kena Pajak (PKP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak ditemukan.
Input ulang, pastikan Anda sudah klik tombol ‘NPWP’ dan tidak salah ketik. Kalau masih gagal, mungkin PKP belum memadankan NPWP dengan NIK-nya.
Dalam transaksi PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), nomor aju tidak ditemukan.
Input ulang, pastikan tidak salah ketik. Kalau masih gagal, mungkin Coretax tidak menemukan datanya dari website Bea Cukai—Anda harus input FPK secara manual.
Dasar Pengenaan Pajak (DPP) Nilai Lain yang diinput malah kembali ke asal
Input ulang, simpan, dan pastikan muncul “Faktur Pajak berhasil diperbarui!”
DPP, DPP Nilai Lain, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di akhir tabel tidak sama dengan rincian.
Simpan ulang bagian ‘Detail Transaksi’ dan pastikan muncul “Faktur Pajak berhasil diperbarui!”
PPN selisih Rp 1,- dengan dokumen Anda.
Coretax membulatkan ke atas untuk desimal mulai 0,50.
Saved invalid.
FPK belum siap di-upload, mungkin karena Coretax lemot atau ada isian wajib yang terlewat.
Tombol ‘Simpan Konsep’ tidak bisa diklik.
Error sementara karena Coretax lemot atau ada data yang gagal divalidasi. Coba lagi setelah beberapa lama. Kalau masih tidak bisa, refresh halaman dan input ulang FPK.
Sedangkan kalau Anda membuat FPK di template Excel dan mengimpornya sebagai XML di Coretax, error Anda akan jauh berkurang. Anda bisa menginput tanpa internet, kemudian Coretax tinggal memvalidasi isi FPK Anda.
Untuk cek hasilnya, klik tombol ‘XML Monitoring’ di halaman ini.
Tampilan menu XML Monitoring di halaman Faktur Pajak Keluaran (Sumber: Arsip penulis)
Error yang muncul saat validasi biasanya gara-gara template XML yang diimpor tidak cocok. Kalau ada satu baris saja yang bergeser, XML tidak akan bisa masuk ke Coretax. Jadi jangan lupa untuk terus menggunakan template terbaru di sini.
Sebagai contoh, berikut adalah baris yang berubah setelah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperbarui template XML-nya:
Tampilan XML Faktur Pajak Keluaran yang lama (kiri) dan baru (kanan) (Sumber: Arsip penulis)
Selain itu, error juga bisa terjadi saat Coretax memvalidasi isian kode transaksi, NPWP atau NIK, NITKU, serta kode barang atau jasa Anda. XML Anda akan ditolak kalau tidak sesuai ketentuan atau datanya tidak ditemukan, jadi Anda harus revisi dan impor ulang.
Catatan
Kalau FPK Anda sudah siap di-upload, statusnya adalah ‘Created’.
#2: Apa saja error saat upload FPK di Coretax?
Error saat upload FPK seringkali karena Coretax memang sedang bermasalah. Contohnya seperti dalam tabel berikut ini:
Jenis Error
Solusi
Connection timeout.
Tidak ada respons dari sisi Coretax. Refresh halaman lalu ulangi permintaan Anda.
FPK berstatus ‘Signing in Progress’ terus-terusan.
FPK Anda masih dalam proses ditandatangani, tapi tidak kunjung selesai. Supaya beban kerja Coretax lebih ringan, upload FPK Anda dengan jumlah 10 atau 25 per batch.
REG-KODJP-00024: Passphrase Tidak Valid
Passphrase yang Anda masukkan tidak valid. Input ulang dan pastikan tidak salah ketik.
Kolom tanda tangan tidak kunjung muncul setelah klik ‘Upload’.
Formulir tanda tangan tidak loading dengan sempurna. Coba klik silang dan ‘Upload’ lagi.
Saat klik ‘Upload’, muncul peringatan ‘Semua bagian wajib diisi!’.
Ada isian FPK yang wajib diisi tapi terlewat, jadi FPK tidak bisa di-upload. Lengkapi dulu dan klik ‘Upload’ lagi.
Saved invalid.
FPK gagal di-upload, mungkin karena Coretax lemot atau ada isian wajib yang terlewat.
Tombol ‘Upload’ tidak bisa diklik.
Error sementara karena Coretax lemot. Coba lagi setelah beberapa lama. Kalau masih tidak bisa, refresh halaman dan klik ulang.
Kalau FPK Anda berhasil di-upload, statusnya adalah ‘Approved’.
#3: Apa saja error saat download FPK di Coretax?
FPK yang berhasil di-upload bisa ditarik dalam bentuk PDF. Tidak seperti DJP Online yang bisa memilih semua FPK dan download bersamaan, sekarang Anda harus mengklik tombol PDF satu-satu.
Error yang sering muncul biasanya seputar:
Jenis Error
Solusi
Barcode tanda tangan tidak muncul di FPK.
Coretax tidak sempat menyematkan barcode di FPK Anda. Tapi seharusnya FPK dianggap sah terbit karena sudah mendapat alokasi nomor faktur.
Connection timeout.
Tidak ada respons dari sisi Coretax. Refresh halaman lalu ulangi permintaan Anda.
Exception has been thrown by the target of an invocation.
Error di coding Coretax. Tunggu sampai dibenarkan baru coba download lagi, atau batalkan FPK dan input ulang.
FPK tidak kunjung ter-download setelah klik tombol PDF.
Coretax lemot, jadi refresh halaman dan download ulang.
Nomor FPK yang ter-download tidak sesuai
Coretax salah mengambilkan FPK Anda, terkadang karena jeda waktu antara upload dan download terlalu cepat. Anda bisa lakukan pembetulan tanpa mengubah apapun, atau batalkan saja dan input ulang.
FPK yang ter-download bukan milik Anda, tapi Wajib Pajak (WP) lain.
Coretax salah mengambilkan FPK Anda, jadi batalkan saja dan input ulang. Kalau tidak Anda batalkan, FPK aslinya akan tercatat di Surat Pemberitahuan (SPT) bulanan padahal PDF-nya tidak Anda miliki.
Object reference not set to an instance of an object.
Error di coding Coretax. Tunggu sampai dibenarkan baru coba download lagi, atau batalkan FPK dan input ulang.
The requested file could not be found.
Coretax tidak bisa menemukan FPK yang Anda maksud, bisa karena file sudah dihapus Coretax atau masihbelum siap di-download. Coba download ulang setelah beberapa lama.
Semoga Anda relate dengan salah satu error di atas dan bisa mengatasinya ya! Mudah-mudahan juga tidak ada jenis error baru yang di luar nalar. Kalaupun ada, IndoTaxNav akan berusaha memperbarui artikel ini setiap muncul masalah baru kok.