Diterbitkan 09 Maret 2026

Coretax Anda Error Lagi? Cari Kode, Arti, dan Solusinya Di Sini!

Coretax
Individu
Bisnis
4 menit waktu baca
Coretax Anda Error Lagi? Cari Kode, Arti, dan Solusinya Di Sini!

Ilustrasi pria kebingungan harus apa (Sumber: Robert Nagy, Pexels)

Kalau Anda sudah menggunakan website Coretax sampai tahun 2026, mungkin Anda pun terbiasa berhadapan dengan berbagai macam error-nya.

Kadang menunggu untuk login ke website saja masih bisa disambi beli jajan di depan kantor. Bahkan kalau komplain ke petugas Direktorat Jenderal Pajak (DJP), jawabannya template saja walaupun masalahnya berbeda—antara hapus cookies dan cache, ganti browser, atau gunakan mode incognito.

Memang terkadang solusinya berhasil sih. Tapi masa iya semua masalah solusinya sama?

Belum lagi kalau muncul kode-kode aneh seperti 400, 500, atau 502. Kalau sudah begitu, yang bisa menghadapinya juga hanya kaum YTTA (Yang-Tau-Tau-Aja). Orang awam seperti kita bisa apa?

Nah, artikel ini akan menjelaskan berbagai jenis error yang muncul di Coretax—baik yang menggunakan kode angka maupun yang tidak. Nanti Anda bisa mencari kode, arti, dan solusi error tersebut di tabel yang sesuai.

Mari kita mulai!

#1: Kumpulan Error dengan Kode Angka di Coretax

Berikut adalah tabel yang menjelaskan berbagai macam error yang ‘abstrak’ di Coretax :

Kode Angka Arti Error Solusi

400 Bad Request

Server Coretax gagal memvalidasi data yang Anda input.

Cek data yang Anda input. Bisa jadi salah format atau terlewat diisi.

401 Unauthorized

Identitas yang Anda masukkan saat login salah, atau waktu akses Anda sudah habis.

Kalau memang salah, input ulang identitas Anda. Atau kalau waktunya habis, login ulang.

403 Forbidden

Anda membutuhkan akses / role khusus untuk masuk ke halaman yang Anda tuju.

Cek pemberian akses / role Anda.

404 Page Not Found

Halaman yang Anda tuju tidak ditemukan.

Cek link halaman yang Anda tuju, mungkin ada salah ketik.

408 Request Timeout

Server terlalu lama memproses permintaan Anda, antara karena sedang overload atau koneksi internet lambat.

Pastikan permintaan Anda sudah dijalankan Coretax atau belum. Kalau belum, tunggu saja atau ulangi permintaan Anda.

500 Internal Server Error

Server Coretax sedang error.

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

502 Bad Gateway

Server Coretax sedang down.

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

503 Service Unavailable

Server Coretax sedang down.

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

Sebagai catatan, error dengan nomor awalan 5—seperti 500, 502, atau 503—memang tidak bisa diapa-apakan ya. Artinya, itu memang error dari server atau website Coretax sendiri, jadi Anda hanya bisa bersabar.

#2: Kumpulan Error Tanpa Kode Angka di Coretax

Berikut adalah tabel yang menjelaskan berbagai macam error yang ‘berbahasa manusia’ di Coretax :

Tulisan Error Solusi
Connection timeout.

Pastikan permintaan Anda sudah dijalankan Coretax atau belum. Kalau belum, tunggu saja atau ulangi permintaan Anda.

Exception has been thrown by the target of an invocation.

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

HTTP Failure Response for 0 Unknown Error

Coba keluar dari Coretax, hapus cookies dan caches, lalu ulangi permintaan Anda.

Kalau masih error, coba ganti koneksi internet. Misal dari wifi ke kuota.

HTTP Failure Response for 500 OK

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

Object reference not set to an instance of an object.

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

ODP-3003: Out of memory (unable to allocate in system memory).

Server Coretax kehabisan memori. Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

REG-KODJP-00024: Passphrase Tidak Valid Cek passphrase yang Anda input.

Terjadi kesalahan saat memproses permintaan Anda. Silakan coba lagi atau hubungi tim dukungan jika masalah berlanjut.

Refresh halaman, kalau masih tidak bisa coba lagi nanti.

The requested file could not be found.

Coretax tidak bisa menemukan dokumen yang Anda maksud, bisa karena file sudah dihapus atau belum siap diunduh. Coba unduh ulang nanti.

Value cannot be null.

Cek data yang Anda input. Bisa jadi salah format atau terlewat diisi.

#3: Kumpulan Biang Kerok yang Buat Coretax Lemot

Kalau Anda perhatikan, sebenarnya kelemotan Coretax ini ada polanya. Dari pengalaman tim IndoTaxNav, Coretax sering bermasalah menjelang beberapa waktu keramat ini :

  • Batas lapor SPT Masa PPh Unifikasi dan PPh 21, yaitu tanggal 20 tiap bulan,
  • Batas unggah (upload) Faktur Pajak Keluaran, yaitu tanggal 20 tiap bulan, atau
  • Batas lapor SPT Masa PPN, yaitu tiap akhir bulan.

Di luar waktu keramat itu, Coretax bisa lemot kalau :

  • Koneksi internet Anda bermasalah. Website Coretax cukup berat karena banyak data yang harus diproses. Kalau koneksi internet Anda tidak memadai, bahkan untuk masuk ke halaman utama Coretax saja akan menghabiskan waktu.

  • Server Coretax bermasalah. Seringkali gara-gara pengguna Coretax membeludak atau ada pengguna yang memproses data dalam jumlah besar, seperti upload ratusan hingga ribuan Faktur Pajak Keluaran sekaligus.

    Hal ini juga kadang terjadi saat libur panjang, seperti Lebaran tahun 2026 kemarin. Sepertinya kalau tim developer mudik, server-nya pun ikut-ikutan.

  • Tim developer Coretax sedang memperbarui (push update) website. Ini lebih sering mendadak, jadi pengguna Coretax sering kagok. DJP biasanya hanya menyebarkan informasi perawatan (maintenance) website yang memang terjadwal.

Kalau error yang muncul saat Coretax lemot ini tidak bisa diatasi, bisa jadi biang keroknya salah satu poin di atas.

Solusinya bisa dengan tarik nafas panjang, healing dulu, baru coba akses lagi di luar jam kerja. Alias lembur yang (semoga) dibayar perusahaan.

Akhir Kata

Semoga Anda menemukan jawaban yang Anda butuhkan di artikel ini ya!

IndoTaxNav akan berusaha untuk terus meng-update artikel ini untuk melengkapi daftar error di Coretax. Jadi semoga artikel ini bisa final suatu hari nanti, tanpa tambahan error yang di luar nalar.

Kalau Anda punya pertanyaan, Anda bisa isi form ini di halaman utama IndoTaxNav. Kami akan berusaha membalasnya 'segercep' mungkin ya!

Anda juga bisa menghubungi :

  • Account Representative (AR) dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda terdaftar,
  • Konsultan pajak Anda,
  • Layanan informasi di website resmi pajak.go.id, atau
  • Kring Pajak di 1500200.

Kalau masalah Coretax Anda cukup serius, Anda bisa mempertimbangkan beberapa kontak DJP dalam artikel Hati-Hati! Beda Urusan Pajak Bisa Beda Saluran DJP-nya Lho!


Jangan lupa cek artikel IndoTaxNav berikutnya untuk tips dan info perpajakan lainnya!

 

Artikel Terkait

Artikel lain yang mungkin menarik untuk Anda