Diterbitkan 11 Mei 2026

Begini Cara Impor Retur PPN Masukan dari Excel ke Coretax

Begini Cara Impor Retur PPN Masukan dari Excel ke Coretax

Ilustrasi pria kecewa karena ukuran pakaiannya tidak sesuai (Sumber: www.kaboompics.com, Pexels)

Post-it Kaum Mager 📌

  • Peralatan Tempur: Download template Excel dan converter XML dari pajak.go.id (atau pakai versi praktis IndoTaxNav!)

  • Cara Kerja: Isi Excel (Halaman Retur & Detail) → Convert ke XML → Impor ke menu e-Faktur Coretax.

  • Kelebihan: Input jauh lebih cepat, bisa banyak transaksi sekaligus, dan pengerjaan Excel tidak butuh internet.


Halo, sesama pejuang Coretax! Kali ini kita bahas cara isi Excel untuk retur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Masukan ya.

Retur yang dimaksud di sini kalau Anda membeli barang dari pemasok, tapi Anda kembalikan karena kualitasnya tidak sesuai atau barangnya salah.

Retur PPN Masukan ini juga berlaku untuk jasa yang sudah Anda gunakan, tapi tidak Anda akui penyelesaiannya.

Sebenarnya Anda bisa langsung input transaksi ini di Coretax. Buka menu e-Faktur, lalu cari Retur Pajak Masukan.

Tampilan menu e-Faktur dan Retur Pajak Masukan di Coretax (Sumber: Arsip penulis)


Tapi saat diunggah (upload), kadang ada yang gagal. Bisa jadi karena ada selisih Dasar Pengenaan Pajak (DPP) dan PPN, atau memang Faktur Pajaknya yang error.

Nah, kasus-kasus di atas lebih jarang terjadi kalau Anda mengimpor Excel ke Coretax. Cara isinya lebih mudah pula, tidak perlu koneksi internet.

Anda cukup mengunduh (download) template Excel dan converter ke XML di website pajak.go.id.

Simak caranya di bawah ini ya!

#1: Cara download template Excel Retur PPN Masukan dan converter ke XML

Pertama, buka website pajak.go.id dan cari menu Coretax DJP di bagian atas. Setelah itu, pilih menu Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) (Coretax) seperti ini :

Tampilan menu PSIAP di website resmi DJP (Sumber: Arsip penulis)


Geser halaman yang muncul sampai Anda menemukan tombol Template XML dan Converter Excel ke XML. Klik tombol Lebih Lanjut yang ada di bawahnya.

Tampilan tombol ke kumpulan template XML dan converter di website resmi DJP (Sumber: Arsip penulis)


Anda akan dibawa ke halaman kumpulan template Excel dan converter. Sesuai topik artikel ini, kita pilih yang Faktur, lalu Retur Faktur Masukan. Download file yang di kolom pertama saja ya!

File Template Excel dan Converter Retur Pajak Masukan di website resmi DJP (Sumber: Arsip penulis)


File
yang Anda download itu berisi template Excel dan converter Excel ke XML. Karena bentuknya masih ZIP, silahkan Anda klik Extract All dan simpan di lokasi yang Anda inginkan.

Tampilan menu Extract All untuk membuka file ZIP (Sumber: Arsip penulis)


Setelah itu, file yang muncul akan seperti ini. Mungkin terlihat mengintimidasi karena banyak sekali macamnya. Tapi Anda cukup fokus ke file yang ditandai merah ini :

Tampilan isi file ZIP (Sumber: Arsip penulis)


File
Converter.Efaktur.Coretax adalah converter, jadi kita bahas nanti saja.

Untuk menemukan template Excel yang harus Anda isi, buka folder TemplateExcel dan cari yang judulnya Sampel Retur Faktur PM Template. Atau Anda juga bisa menggunakan versi IndoTaxNav di akhir artikel ini.

Begitu Anda buka Excel tersebut, Anda akan menemukan empat halaman ini :

  • Retur = Isi dengan identitas penjual dan pembeli, serta total nilai retur.
  • Detail Retur = Isi dengan detail transaksi seperti nama barang atau jasa yang diretur, kuantitas, satuan, dan harga per satuan.
  • REF = Tidak diisi. Hanya untuk menerjemahkan istilah yang kita pahami supaya dipahami Coretax juga.
  • Keterangan = Tidak diisi. Hanya untuk membantu Anda mengisi halaman Retur dan Detail Retur.

Tampilannya seperti di bawah ini :

Tampilan isi file Sampel Retur Faktur PM Template (Sumber: Arsip penulis)


Template
Excel diisinya ke samping ya. Cara bacanya begini :

  • Baris 1 di halaman Retur adalah transaksi pertama.
  • Baris 1 di halaman Detail Retur melengkapi transaksi pertama. Kalau barang atau jasa yang diretur lebih dari satu, artinya ada beberapa Baris 1.
  • Ganti nomor baris di halaman Retur dan Detail Retur artinya transaksi baru.

Catatan: Kolom Baris dan tulisan END tidak boleh diutak-atik. Kalau mau tambah atau hapus baris, harus sebelum tulisan END.


Kita bahas cara isi halaman Retur dan Detail Retur ya!

#2: Cara isi halaman Retur template Excel Retur PPN Masukan

Halaman ini berisi identitas penjual dan pembeli, serta total nilai retur.

Tampilan halaman Retur di Template Excel Retur PPN Masukan (Sumber: Arsip penulis)


Cara mengisinya begini :

A. NPWP Pembeli

Masukkan 16 digit :

• Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk perorangan

• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk badan

B. Baris

• Harus isi manual urut dari 1, 2, 3, dst. untuk menandai tiap transaksi retur.

• Jangan diisi rumus apapun.

• Kalau transaksi lebih dari 1, tambahkan baris sebelum END.

C. Nomor Faktur

Retur untuk faktur sebelum tahun 2025
Isi 16 digit Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP).

Retur untuk faktur per tahun 2025
Isi 17 digit NSFP.

D. NPWP Penjual

Masukkan 16 digit :

• NIK untuk perorangan

• NPWP untuk badan

E. Tanggal Retur

Masukkan tanggal retur dengan format DD-MM-YYYY (contoh : 01-01-2026).

F. DPP Retur

Masukkan senilai :
Harga per satuan x Kuantitas yang diretur

G. DPP Lain Retur

Retur untuk faktur sebelum tahun 2025
Isi sama dengan DPP Retur.

Retur untuk faktur per tahun 2025
Isi dengan DPP Retur x 11 : 12

H. PPN Retur

Retur untuk faktur sebelum tahun 2025
Isi dengan DPP Lain Retur x 11%

Retur untuk faktur per tahun 2025
Isi dengan DPP Lain Retur x 12%

I. PPnBM Retur

Isi dengan :
DPP Retur x Tarif PPnBM untuk barang tersebut

J. Total DPP Retur Isinya sama dengan DPP Retur.
K. Total DPP Lain Retur Isinya sama dengan DPP Lain Retur.
L. Total PPN Retur Isinya sama dengan PPN Retur.
M. Total PPnBM Retur Isinya sama dengan PPnBM Retur.

Catatan : Selesai mengisi Baris 1 di halaman Retur, jangan langsung enter dan buat Baris 2 ya! Lengkapi dulu detail transaksi Baris 1 di halaman Detail Retur.


#3: Cara isi halaman Detail Retur template Excel Retur PPN Masukan

Halaman ini berisi detail barang atau jasa yang Anda retur, seperti nama, satuan, kuantitas, dan harga per satuan.

Tampilan halaman Detail Retur di Template Excel Retur PPN Masukan (Sumber: Arsip penulis)


Cara mengisinya begini :

A. Baris

• Harus isi manual urut dari 1, 2, 3, dst. untuk dicocokkan dengan transaksi di halaman Retur.

• Jangan diisi rumus apapun.

• Kalau 1 transaksi terdiri dari beberapa jenis barang, tambahkan baris sebelum END. Lalu beri nomor Baris yang sama.

B. Jenis Barang Isi A untuk barang dan B untuk jasa.
C. Nama Barang Jasa

Isi dengan nama barang atau jasa yang diretur.

D. Kode Barang Jasa

Masukkan 6 digit kode barang atau jasa yang diretur (sesuai HS Code Bea Cukai).

Contoh: 000000 untuk barang yang belum masuk HS Code.

E. Jumlah Barang Jasa

Isi dengan kuantitas barang atau jasa yang diretur.

F. Satuan Ukur Barang Jasa

Isi dengan kode satuan ukur (cek halaman REF).

Contoh: UM.0021 untuk satuan piece.

G. Harga Satuan Isi dengan harga per satuan.
H. Jumlah Barang Retur

Isinya sama dengan Jumlah Barang Jasa.

I. Diskon Retur

Masukkan diskon barang atau jasa yang diretur (kalau ada).

J. DPP Retur

Masukkan senilai :
Harga Satuan x Jumlah Barang Jasa

K. Flag DPP Lain Retur

Retur untuk faktur sebelum tahun 2025
Pilih No di dropdown.

Retur untuk faktur per tahun 2025
Pilih Yes di dropdown.

(Cek halaman REF).

L. DPP Lain Retur

Retur untuk faktur sebelum tahun 2025
Isi sama dengan DPP Retur.

Retur untuk faktur per tahun 2025
Isi dengan DPP Retur x 11 : 12

M. PPN Retur

Retur untuk faktur sebelum tahun 2025
Isi dengan DPP Lain Retur x 11%

Retur untuk faktur per tahun 2025
Isi dengan DPP Lain Retur x 12%

N. Tarif PPnBM

Isi dengan tarif PPnBM untuk barang yang diretur.

O. PPnBM Retur

Isi dengan DPP Retur x Tarif PPnBM untuk barang tersebut.

Kalau Baris 1 di halaman Retur dan Detail Retur sudah lengkap, silahkan lanjut isi Baris 2 dan seterusnya.

Sesuaikan penomoran baris di halaman Retur dengan jumlah transaksi retur Anda.

Kalau transaksi retur Anda sudah terinput semua, ketik END di bawah baris terakhir di halaman Retur dan Detail Retur.

Simpan file Excel Anda, selesai deh!

#4: Cara ubah file Excel Retur PPN Masukan ke XML

Masih ingat dengan file Converter.Efaktur.Coretax yang ini?

Tampilan isi file ZIP (Sumber: Arsip penulis)


Kalau Anda buka, tampilannya akan seperti ini.

Tampilan Converter Excel ke XML (Sumber: Arsip penulis)


Klik Browse, lalu pilih file Excel yang Anda input tadi. Di bagian Pilih Jenis XML, pilih yang Retur Pajak Masukan. Klik Simpan, nanti muncul file XML dengan logo biru-hijau seperti di bawah ini.

Contoh file XML hasil convert dari Excel (Sumber: Arsip penulis)


File
XML sudah jadi! Sekarang tinggal diimpor ke Coretax saja.

#5: Cara impor file XML Retur PPN Masukan ke Coretax

Buka menu e-Faktur, lalu cari bagian Retur Pajak Masukan seperti penjelasan di awal tadi.

Tampilan menu e-Faktur dan Retur Pajak Masukan di Coretax (Sumber: Arsip penulis)


Klik tombol Impor Data, Pilih File, dan cari file XML Retur PPN Masukan yang Anda buat tadi.

Cara impor XML yang sudah diconvert dari Template Excel Retur PPN Masukan (Sumber: Arsip penulis)


Cek progres impornya di tombol Monitoring seperti yang ditandai di bawah ini.

Cara monitor progres XML yang sudah diconvert dari Template Excel Retur PPN Masukan (Sumber: Arsip penulis)


Kalau statusnya … invoices sucessfully create, artinya impor Anda sukses. Refresh tabel atau website tersebut. Sekarang dokumen Retur PPN Masukan Anda sudah siap di-upload!

Tapi kalau statusnya … fail(s) validation, artinya ada masalah dengan file XML Anda. Mungkin ada format data atau isian yang salah. Misalnya tanggal DD-MM-YYYY malah tertulis YYYY-MM-DD. Atau ada salah ketik NIK atau NPWP sehingga Coretax tidak menemukan Wajib Pajak yang dimaksud.

Kalau begitu, walaupun tidak semua isian Anda bermasalah, semua transaksi retur dalam file tersebut tidak bisa diimpor Coretax. Jadi Anda harus ulangi prosesnya—ubah isian di file Excel, convert jadi XML, dan impor ulang ke Coretax.

Akhir Kata

Ilustrasi pegawai toko pakaian mencatat stok (Sumber: Julia M Cameron, Pexels)


Jadi untuk mengimpor Excel Retur PPN Masukan, total persiapannya ada empat langkah :

  • Download template Excel dan converter ke XML (pertama kali saja, selanjutnya tinggal dipakai)
  • Isi halaman Retur dan Detail Retur di template Excel
  • Ubah file Excel ke XML menggunakan converter
  • Impor file XML ke Coretax

Cara ini akan sangat membantu kalau Coretax sedang error atau jumlah transaksi retur Anda banyak.

Kelemahannya adalah validasinya tidak langsung. Jadi kalau ada isian yang bermasalah, semua isi file Anda malah gagal diimpor. Berbeda dengan input manual di Coretax yang langsung ‘rewel’ kalau ada salah format atau isian.

Semoga panduan ini bisa meringankan beban Anda mengerjakan Coretax ya!

Kalau Anda mempunyai pertanyaan, Anda bisa isi form ini di halaman utama IndoTaxNav. Kami akan berusaha membalas ‘segercep’ mungkin ya!

Anda juga bisa menghubungi :

  • Account Representative (AR) dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda terdaftar,
  • Konsultan pajak Anda,
  • Layanan informasi melalui website resmi pajak.go.id, atau
  • Kring Pajak di 1500200.

Jangan lupa cek artikel IndoTaxNav selanjutnya untuk tips dan info perpajakan lainnya!

Lampiran
Template Excel Retur PPN Masukan (IndoTaxNav).xlsx

Template Excel Retur PPN Masukan (IndoTaxNav).xlsx

File Excel / Xlsx22.24 KB
Glosarium
Pajak Pertambahan NilaiFaktur Pajak Keluaran

Artikel Terkait

Artikel lain yang mungkin menarik untuk Anda