Diterbitkan 11 Juni 2026

DJP Perbarui Coretax Juni 2026, Ini 4 Perubahan Utamanya!

Coretax
Individu
Bisnis
6 menit waktu baca
DJP Perbarui Coretax Juni 2026, Ini 4 Perubahan Utamanya!

Ilustrasi dua pria berdiskusi di depan laptop (Sumber: Matheus Bertelli, Pexels)


Jujur saja—setelah terbiasa melihat warna kuning dan biru tua kebanggaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kita pasti sama-sama kaget begitu Coretax jadi begini :

Halaman login Coretax update Juni 2026 (Sumber: Arsip penulis)


Perubahan tampilan Coretax memang kentara sekali di update Juni 2026 ini. Selain warna, desain tombol dan pilihan ganda Coretax sekarang jauh lebih nyaman di mata. Paling tidak terlihat sedikit lebih masuk akal untuk anggaran Rp 1 T.

Banyak pejuang Coretax yang apresiasi DJP, tapi ada juga yang nyinyir. Fiturnya saja masih bermasalah, buat apa ganti tampilan? Ibarat rumah yang catnya baru, padahal tembok dalamnya keropos.

Nah, artikel ini akan bahas empat perubahan utama Coretax di update Juni 2026 supaya Anda tidak terkecoh glow-up penampilannya saja dan malah melewatkan fitur baru yang berguna.

Walaupun tampilan Coretax banyak berubah, IndoTaxNav akan menggunakan screenshot Coretax yang baru mulai dari artikel ini. Judul sub-menu dan isinya masih sama semua, jadi artikel lama belum perlu ganti screenshot.


#1: Login Coretax sudah tidak perlu isi Captcha

Mungkin dulu Anda jengkel tiap kali akan login Coretax karena angka Captcha ketutupan atau lama tidak muncul-muncul. Sekarang, Anda cukup centang kotak ‘Saya Bukan Robot’ saja. Perhatikan bedanya di kotak merah dua gambar berikut ini :

Halaman login Coretax sebelum dan setelah update Juni 2026 (Sumber: Arsip penulis)


#2: Papan (banner) pengumuman lebih informatif

Kalau dulu, tim developer Coretax hanya menempelkan poster pengumuman di halaman utama. Isinya diganti hampir tiap bulan, tapi rasanya kurang up-to-date. Informasi di poster lama juga langsung hilang, tidak ada historinya.

Sekarang papan pengumuman Coretax bisa memuat beberapa poster sekaligus. Klik segmen Pengumuman Terbaru, lalu klik panah sampingnya atau tunggu sistem geser posternya lima detik sekali. Dengan begini, poster yang baru tidak langsung menghapus yang lama.

Tampilan segmen Pengumuman Terbaru di halaman utama Coretax (Sumber: Arsip penulis)


#3: Fitur edukasi pajak lebih mudah ditemukan

Kita pasti ingat masa kelam saat Coretax baru dirilis. Informasi simpang-siur, template Excel yang terus diperbarui, hingga harus belajar Coretax secara otodidak karena DJP belum buat panduannya. Selang beberapa bulan, kita baru tahu sumber informasinya adalah website pajak.go.id.

Sekarang di halaman utama ada segmen Bantuan & Panduan yang berisi dua sumber edukasi pajak—website pajak.go.id untuk panduan lapor Surat Pemberitahuan (SPT) dan Coretaxpedia untuk Frequently-Asked Questions (FAQ) seputar Coretax.

Tampilan segmen Bantuan & Panduan di halaman utama Coretax (Sumber: Arsip penulis)


Fitur edukasi pajak
juga jadi lebih mudah ditemukan. Dulu fitur itu tersembunyi di menu Layanan WP, jadi tidak banyak orang tahu. Sekarang, Coretax membuatkan jalan pintas di halaman utama seperti ini :

Tampilan segmen Layanan Edukasi Perpajakan di halaman utama Coretax (Sumber: Arsip penulis)


Untuk cek file materi yang dikirimkan DJP ke akun Coretax Anda, klik Materi Edukasi Umum. Kalau Anda ingin petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk mengadakan edukasi, Anda bisa klik Permohonan Edukasi. Anda juga bisa cek Jadwal Kegiatan Edukasi berbagai KPP.

#4: Fitur baru untuk langsung cari sub-menu yang dibutuhkan

Kalau Anda pejuang Coretax untuk perusahaan, mungkin kegiatan Anda hanya seputar buat Faktur Pajak Keluaran (FPK) dan Bukti Potong (Bupot), buat Kode Billing, atau lapor SPT.

Tapi begitu Anda buka akun Coretax pribadi, kegiatan Anda lebih macam-macam. Mungkin Anda ingin ganti data pribadi, cek Bupot A1 dari perusahaan, atau baca ‘surat cinta’ dari DJP. Apa Anda tahu harus cari menu itu di mana?

Nah, sejak Juni 2026, Anda bisa langsung cari sub-menu lewat fitur pencarian di bagian atas Coretax.

Misalnya, Anda ingin ganti alamat utama. Anda cukup ketik ‘alamat’ di fitur pencarian, tak peduli huruf besar-kecilnya. Nanti Coretax akan menampilkan semua sub-menu yang berjudul alamat, seperti Perubahan Alamat Utama berikut ini :

Tampilan fitur pencarian di Coretax (Sumber: Arsip penulis)


Sayangnya, fitur pencarian ini baru bisa cari nama sub-menu—alias judul tiap halamannya, bukan isinya.

Contohnya untuk menu Portal Saya, sub-menunya seperti Dokumen Saya, Notifikasi Saya, Kasus Saya, dan seterusnya.

Tampilan menu Portal Saya dan daftar sub-menunya (Sumber: Arsip penulis)


Mudah-mudahan Coretax terus memperbaiki fitur pencarian ini supaya kita bisa eksplor Coretax dengan lebih mudah ya!

Akhir Kata

Ilustrasi pria sedang sibuk bekerja di taman (Sumber: Mizuno K, Pexels)


Selain membenahi User Interface (UI) dan Experience (UX), update Coretax Juni 2026 ini punya empat perubahan utama.

Tapi kalau Anda buka tiap sub-menu, tampilan dan fiturnya masih seperti dulu. Plusnya, Anda tidak perlu belajar dari nol. Minusnya, Anda masih harus bertahan dengan beberapa fitur Coretax yang nyeleneh, seperti tombol download PDF satu-satu.

Secara performa, server Coretax juga sebenarnya masih ngos-ngosan—terutama pada Rabu, 10 Juni 2026, karena lemotnya minta ampun.

Walaupun begitu, tim developer yang menangani Coretax sudah jauh lebih on-track daripada yang sebelumnya. Ditunggu update berikutnya ya!

Anda penasaran mengapa Coretax error atau lemot, dan butuh solusinya? Baca juga Coretax Anda Error Lagi? Cari Arti, Kode, dan Solusinya Di Sini!


Kalau Anda mempunyai pertanyaan, Anda bisa isi form ini di halaman utama IndoTaxNav. Kami akan berusaha membalas ‘segercep’ mungkin ya!

Anda juga bisa menghubungi :

  • Account Representative (AR) dari KPP tempat Anda terdaftar,
  • Konsultan pajak Anda,
  • Layanan informasi melalui website resmi pajak.go.id, atau
  • Kring Pajak di 1500200.

Jangan lupa cek artikel IndoTaxNav selanjutnya untuk tips dan info perpajakan lainnya!

Artikel Terkait

Artikel lain yang mungkin menarik untuk Anda